• Kam. Jun 4th, 2026

Foila Pertemukan Investor Global, Pemerintah, Dan Project Owner Untuk Dorong Investasi Lampung

Okt 3, 2024

Lampung – d-actual.id

Forum Investasi Lampung (FOILA) perkuat sinergi dalam mempercepat akselerasi investasi Provinsi Lampung. Melalui penyelenggaraan Lampung Economic and Investment

Forum (LEIF) 2024 pada Rabu (02/10), FOILA memfasilitasi pertemuan strategis antara

Pemerintah, investor nasional dan global, serta pemilik proyek investasi di Provinsi Lampung.

“Forum ini sangat strategis, pemilik proyek investasi dapat menawarkan proyeknya secara

langsung kepada investor global yang hadir dari 7 (tujuh) negara, dari Kawasan Eropa,

Amerika Selatan, dan Asia. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan optimal, Pemerintah

Daerah tentunya akan mendukung penuh dari sisi fiskal dan nonfiskal” disampaikan oleh Pj.

Gubernur Lampung, Samsudin, sebagai Pembina FOILA, dalam Keynote Speechnya pada

kegiatan LEIF 2024 di Lampung Resort on Hurun Beach, Pesawaran, Lampung.

Mendukung penguatan sinergi FOILA, Bank Indonesia Provinsi Lampung (BI

Lampung) mengoptimalkan keterhubungan relasi unit investasi global, nasional, dan regional.

“Menindaklanjuti komitmen penguatan investasi FOILA pada awal tahun ini, kami telah

mendorong perluasan permintaan investasi global melalui jejaring relasi Kantor Perwakilan

Luar Negeri Bank Indonesia yang ada di Tokyo, Singapura, London, AS, dan Beijing.”

disampaikan oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, yang juga

merupakan Pembina FOILA, dalam sambutannya. Selain penguatan dari sisi permintaan, BI

Lampung bersama FOILA juga telah melakukan eksplorasi potensi proyek investasi Lampung

dengan pelaksanaan pendampingan, kurasi, dan penyusunan presentation book investasi

Provinsi Lampung. “Sinergi FOILA tahun ini semakin baik, kita terus melakukan

pendampingan agar semakin banyak proyek investasi Lampung yang dinyatakan Investment

Project Ready to Offer (I-PRO)” lanjut Junanto.

Kegiatan promosi investasi pada LEIF 2024 merupakan puncak dari agenda

penguatan investasi Lampung yang dilakukan oleh FOILA. Eksplorasi proyek investasi

Lampung yang dilakukan FOILA pada tahun 2024 menghasilkan 4 (empat) proyek berlabel IPRO, yang juga dipromosikan dalam kegiatan LEIF 2024, yaitu Teluk Pandan Tourism Special

Economic Zone Pesawaran; Floating Power Plant Lampung Timur; Agripark Kemiling Bandar

Lampung; dan Bakauheni Harbour City Lampung Selatan. Ketertarikan investor pada proyek

tersebut ditunjukan dengan tingginya atensi dan intensitas diskusi antara investor dan pemilik

proyek pada sesi one-on-one meeting LEIF 2024.

Dengan sinergi antar pemangku kepentingan yang semakin baik, ekonom dan pelaku

usaha juga mempertegas optimismenya atas prospek ekonomi dan investasi Lampung ke

depan. Dalam sesi economic forum LIEF 2024, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi

Lampung, Junanto Herdiawan, menyampaikan bahwa kinerja perekonomian Lampung tahun

2024 terus menunjukan indikasi penguatan, disertai laju inflasi yang semakin terjaga seiring

dengan dukungan stabilitas sistem keuangan yang terjaga dan akselerasi digitalisasi sistem

pembayaran. Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, turut memuji ketahanan

ekonomi Lampung di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan harga

komoditas ekspor utama yang melandai.

Sementara itu, CEO PT. Tarika Nirmana Hurun, Selphie Bong, menyampaikan cerita

suksesnya dalam berinvestasi di Provinsi Lampung, terutama pada sektor jasa dan pariwisata.

Selphie mengumpamakan potensi besar Provinsi Lampung layaknya kanvas berkualitas yang

siap memuat suatu mahakarya. Artinya, seluruh pemangku kepentingan harus terus

bersinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung yang berkelanjutan, termasuk

melalui akselerasi investasi yang menyasar penguatan kolaborasi, infrastruktur, pendidikan,

dan kesehatan komunitas masyarakat. (*/RS)